Skip to main content
Pengadilan Swedia Penjarakan Tersangka Penipuan Transfer Pemain Bola

Pengadilan Swedia Penjarakan Tersangka Penipuan Transfer Pemain Bola

Dunia persepakbolaan dan judi bola terpercaya merupakan salah satu bagian dari kehidupan sekelompok orang yang mungkin saja memiliki nilai tersendiri bagi mereka. Ada banyak hal yang bisa dibicarakan, mulai dari pemain, klub, elatih, manager, kebjakan, pertandingan, bahkan sampai ada juga kasus penipuan transfer pemain atau bintang sepak bola yang mulai menjadi kejahatan di bidang ini.

 

Penipuan Transfer Pemain Atau Bintang Sepak Bola

Mungkin sebagian dari kita masih merasa asing dengan adanya penipuan transfer pemain atau bintang sepak bola. Sebab, pada umumnya transfer pemain sepak bola dari satu klub ke yang lain merupakan hal yang sangat wajar. terlebih, jika seorang pemain dinilai memiliki potensi untuk berkembang namun kurang difasilitasi oleh tim yang dibelanya.

 

Namun, ternyata penipuan transfer pemain atau bintang sepak bola tampaknya mulai menjadi salah satu peluang dilakukannya tindak kejahatan. Penipuan adalah salah satunya. Hal seperti ini tentu saja sangat membahayakan dan bisa merugikan lebih dari satu pihak. Sebab, efek dari kejadian ini juga bisa membuat klub kehilangan pemain mereka dan juga sebaliknya.

 

Lalu, seperti apa kasus penipuan transfer pemain atau bintang sepak bola yang baru saja terjadi, sehingga menjadi sebuah tindak kejahatan yang ramai dibicarakan publik? Jika Anda ingin mengetahui info lebih lanjut, maka tak ada salahnya jika Anda menyimak ulasan yang sudah ada di bawah ini. dengan begitu, rasa penasaran Anda pun bisa dijawab dengan jelas.

 

Kasus Penipuan Transfer Pemain Atau Bintang Sepak Bola

Seperti yang sudah disebutkan di atas, tampaknya penipuan transfer pemain atau bintang sepak bola beberapa waktu terakhir dimanfaatkan sebagai kesempatan penipuan oleh beberapa oknum tak bertanggung jawab. Hal seperti ini mungkin memang masih jarang terjadi. Namun, Swedia adalah salah satu negara yang mengalami kejahatan dalam dunia sepak bola ini.

 

Atas penipuan transfer pemain atau bintang sepak bola ini, pengadilan Swedia memberi hukuman kepada 2 orang warganya. Peihak pengadilan menjatuhkan hukuman penjara setelah mereka menipu tim sepak bola bernama Tiongkok Shanghai SIPG dengan jumlah sebesar 370.000 Euro atau sekitar Rp 5,39 miliar di waktu dilakukan transfer pemain Brasil Hulk.

 

Kejadan penipuan transfer pemain atau bintang sepak bola ini melibatkan Hussein Barjawi (33 tahun) yang dihukum 3 tahun penjara. Selanjutnya, Silbija Jansson (38 tahun) yang juga merupakan tersangka dijatuhi hukuman selama 18 bulan penjara.

 

Sesudah akun email tim Hulk sebelumnya, yaitu Zenit Saint Petersburg diretas di tahun 2016 silam, Barjawi memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai pengacara yang memiliki kewajiban menengahi kesepakatan transfer itu.

 

Ia mengirim SIPG fraktur sebesar 371.420 Euro atau sekitar Rp 5,41 miliar yang setelah itu didepositokan di salah satu akun bank Swedia yang juga merupakan akun perusahaan miliknya di kota yang posisinya di sebelah selatan Malmo.

 

Pada kejadian ini, Barjawi tak bisa menarik uang tersebut sesudah pihak bank mulai merasa curiga dengan asal-usulnya dan memblokir akun tersebut, meski sang tersangka memakai sistem pencucian uang yang terbilang rumit.

 

Menurut pihak pengadilan, semua tersangka membantah melakukan kesalahan dan menuding orang lain yang melakukan kejahatan dalam bentuk penipuan transfer pemain atau bintang sepak bola tersebut.

 

Pada kejadian penipuan transfer pemain atau bintang sepak bola ini, Silbija Jansson yang merupakan rekan Barwiji dijatuhi hukuman selama 18 bulan penjara. Sementara itu, 3 orang yang lain mendapat peran kecil pada skema penipuan tersebut, dijatuhi denda.